SQL Server 2008‎ > ‎Storage‎ > ‎

Mengaktifkan Table Compression dengan SSMS

posted Mar 23, 2012, 9:16 AM by Webmaster BelajarSQL.com   [ updated Mar 23, 2012, 8:39 PM ]

Efisiensi I/O dengan Data Compression

Seiring makin meningkatnya performance kemampuan processing (CPU) dan memori (RAM), maka hampir dipastikan bottleneck dari kinerja server adalah pada I/O pembacaan harddisk. 

Dengan kata lain, penambahan CPU dan RAM tidak akan memberi dampak besar jika tidak terjadi optimasi di sisi penyimpanan (storage), misalkan melakukan kompresi data (compression).
 
Compression memiliki keuntungan sangat signifikan karena dapat memperpendek jarak pembacaan pada silinder harddisk (yang saat ini produk mainstream masih berupa harddisk mekanik). 

Menariknya, dengan menyadari hal ini pada SQL Server 2008, fitur compression telah ditambahkan dan didukung penuh pada level table / index dan pada backup. 

Ini merupakan peningkatan fitur yang sangat signifikan dibandingkan versi-versi sebelumnya.

Dan pada kesempatan kali ini, akan ditunjukkan langkah demi langkah mengaktifkan kompresi pada level table dengan SQL Server Management Studio (SSMS). Semoga bermanfaat.

Melihat Status Compression pada Table

  1. Jalankan aplikasi SQL Server Management Studio (SSMS) dan lakukan koneksi ke host SQL Server 2008 yang Anda inginkan.
  2. Pilih table yang Anda inginkan untuk dilakukan kompresi data.
  3. Klik kanan pada table tersebut dan pilih menu Properties.


  4. Pada dialog Table Properties yang muncul, klik menu Storage pada panel Select a Page
  5. Perhatikan atribut Compression Type pada kategori Compression, jika bernilai None maka table tersebut belum dikompresi.


  6. Klik tombol OK untuk menutup dialog tersebut.
  7. Jika kompresi belum aktif maka lanjutkan ke bagian berikut di bawah ini untuk melakukan kompresi pada table tersebut.

Mengaktifkan Table Compression

  1. Klik kanan pada table yang kita inginkan, pilih Storage | Manage Compression...


  2. Pada dialog Data Compression Wizard klik tombol Next.
  3. Akan muncul dialog Select Compression Type
  4. Pada kolom Compression Type terdapat pilihan None, Row dan Page. Pilihan ini berdasarkan strategi kompresi yang kita inginkan, biasanya berdasarkan data cardinality. Row akan melakukan kompresi pada tiap baris data, sedangkan Page berdasarkan per 8 kb data.
  5. Mari kita coba dengan pilihan Page yang cukup umum apabila kita tidak ada gambaran profil dari table kita.


    Keterangan : pada gambar terlihat kolom lain seperti Partitin no. dan Boundari. Kedua kolom ini terkait dengan teknik optimasi storage lain, yaitu partitioning - yang bukan menjadi fokus kita pada artikel ini.

  6. Klik tombol Calculate untuk menghitung efisiensi dari kompresi, tunggu beberapa saat sampai muncul hasil perhitungan.


  7. Hasil perhitungan akan muncul seperti pada gambar berikut ini. Pada contoh gambar, terlihat kita akan mendapatkan penyimpanan 5.352 MB dari penyimpanan saat ini sebesar 29.750 MB dengan jumlah row sebanyak 437,724. Dengan demikian, hasil kompresi hanya memakan space sebesar 18% dari aslinya. Cukup efisien bukan ?


  8. Klik tombol Next untuk melanjutkan pengaktifan.
  9. Pada dialog Select an Output Action pilih Run Immediately.


  10. Klik tombol Finish
  11. Proses kompresi akan dilakukan, tunggu sampai selesai - seperti tampak pada gambar berikut.


  12. Klik tombol Close untuk menutup dialog.
  13. Periksa kembali status kompresi table tersebut. Terlihat kompresi dengan tipe Page sudah aktif.


  14. Selesai.

Sumber Referensi


Comments